Pengadilan militer Israel memperpanjang penahanan tawanan Mona Hussein Qaadan (50 tahun), dari kota Arrabeh, Tepi Barat utara, hingga 20 Juni. Asra Media Office menyatakan bahwa perpanjangan ini adalah yang kelima belas kali berturut-turut terhadap tawanan Qaadan, sejak penangkapannya kembali pada 12 April 2021, setelah rumahnya di Araba digerebek, digeledah, dan dihancurkan secara brutal.
Asra Media menjelaskan bahwa intelijen pendudukan membawa Qaadan ke penyelidikan di Jalameh. Dia disiksa dan diisolasi selama 27 hari, sementara pengacara tidak diizinkan untuk mengunjungi atau memeriksa kondisinya. Asra Media menambahkan bahwa setelah interogasi, mereka memindahkannya ke bagian tawanan perang perempuan di Penjara Damon, dan tidak diizinkan untuk dikunjungi sejak penangkapannya. Ia dia dibawa ke pengadilan militer di Salem sebanyak 14 kali.
Qaadan yang telah mengalami penangkapan beberapa kali telah menghabiskan total delapan tahun di penjara pendudukan dan menderita beberapa masalah kesehatan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








