Pakar hak asasi manusia PBB pada Senin (25/4) mengecam Israel atas “penyalahgunaan undang-undang anti-terorisme” untuk menyerang beberapa LSM terkemuka, sambil menyerukan masyarakat internasional untuk mengambil langkah-langkah efektif demi melindungi dan mempertahankan enam LSM Palestina yang ditetapkan sebagai “organisasi teroris” oleh negara pendudukan pada Oktober lalu.
Enam LSM Palestina tersebut adalah Addameer, Al-Haq, Defense for Children – Palestine, Union of Agricultural Work Committees, Busan Center for Research and Development, dan Union of Palestine Women Committees, dilarang oleh Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz.
Penunjukan Israel memungkinkan negara pendudukan untuk menutup organisasi, menyita aset mereka, mengakhiri pekerjaan mereka dan menuntut kepemimpinan dan staf mereka dengan pelanggaran teroris.
Langkah kontroversial itu memicu kecaman universal termasuk dari 100 bintang Hollywood yang menandatangani surat petisi yang menggambarkan langkah Israel itu sebagai “serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan menyeluruh terhadap para pembela hak asasi manusia Palestina.”
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








