Raksasa sepak bola Spanyol FC Barcelona dilaporkan telah memaksa salah satu bintang mudanya untuk menghapus postingan Instagram yang pro-Palestina. Menurut Palestine Online, pemain sayap berusia 20 tahun, Abde Ezzalzouli, yang merupakan pemain internasional Maroko, berbagi rekaman yang menunjukkan serangan Israel pekan lalu terhadap warga Palestina di Masjid Al-Aqsa, tetapi klub menekannya untuk menghapusnya.
Ezzalzouli adalah bintang yang sedang naik daun di Catalonia. Meskipun ia bermain untuk Maroko, Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol sangat ingin membuatnya berkomitmen untuk masa depannya di Spanyol sehingga mereka mengusahakannya agar tidak bermain untuk negara kelahirannya. Laporan tentang Ezzalzouli yang dipaksa menghapus postingan media sosialnya yang mendukung Palestina telah memicu kritik dan tuduhan standar ganda di dunia olahraga.
FC Barcelona belum mengomentari masalah ini. Klub tersebut di masa lalu menyatakan bahwa mereka berdiri melawan pendudukan Israel atas Palestina. Pada Juli tahun lalu, FC Barcelona menolak bermain melawan klub Israel di Al-Quds yang diduduki. Namun, pada 2013, bintang Barcelona Lionel Messi dan Gerard Pique difoto bersama Perdana Menteri sayap kanan Israel saat itu, Benjamin Netanyahu, selama kunjungan klub ke Israel dan Tepi Barat yang diduduki.
Sumber: https://www.#/20220421-fc-barcelona-forced-player-to-delete-pro-palestine-instagram-story/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







