Pasukan pendudukan Israel pada Senin (18/4) menutup Masjid Ibrahimi di Hebron untuk jemaah Muslim, sebagai persiapan untuk memberi jalan bagi pemukim Israel yang merayakan Pesach. Direktorat Wakaf Islam di Hebron mengatakan bahwa masjid telah ditutup pada Minggu pukul 10 malam, dan tidak akan diizinkan untuk dibuka bagi jemaah muslim selama dua hari berturut-turut.
Direktorat menganggap penutupan masjid sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kesuciannya dan pelanggaran provokatif terhadap hak umat Islam untuk mengakses tempat ibadah mereka. Sementara itu, Direktur Masjid al-Ibrahimi, Ghassan Al-Rajabi, mengutuk langkah tersebut, mengingat itu sebagai kelanjutan dari upaya otoritas Zionis untuk mendominasi dan menduduki masjid.
Pada 1994, pendudukan Israel membagi Masjid Ibrahimi menjadi dua, untuk muslim dan Yahudi, menyusul pembantaian keji yang dilakukan oleh seorang pemukim Yahudi yang menewaskan lebih dari 50 orang Palestina. Sebelumnya, Masjid Ibrahimi merupakan area ibadah khusus Muslim.
Sumber:
https://qudsnen.co/israel-closes-ibrahimi-mosque-in-hebron-to-muslim-worshipers/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








