Seorang juru bicara Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), Abdel Latif Al-Qanoua mengatakan pada Kamis (7/4), bahwa pihak berwenang Israel terus secara terang-terangan melanggar hukum internasional dan perjanjian kemanusiaan dengan mengepung Jalur Gaza, mencegah masuknya peralatan medis ke dalamnya, mencegah pasien Palestina bepergian ke luar negeri untuk mendapat perawatan, serta mempraktikkan kelalaian medis terhadap tawanan Palestina di penjara-penjara Israel.
Dalam sambutannya kepada Safa pada Hari Kesehatan Dunia dan pembentukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Al-Qanoua mengatakan “perilaku rasis” Israel terhadap ribuan pasien Palestina memerlukan organisasi internasional, terutama WHO, untuk melipatgandakan upaya mereka dan memainkan peran mereka dalam menyelamatkan nyawa pasien Palestina. Dia meminta WHO untuk memikul tanggung jawabnya terhadap kelalaian medis yang disengaja Israel terhadap tawanan Palestina di penjara Israel dan bekerja untuk menyelamatkan hidup mereka.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







