Setelah delapan bulan dalam penahanan administratif, Wadi’ Hadid (15) akhirnya dibebaskan. Namun demikian, ia terus dihantui ketakutan dan panic attack akan teriakan dan teror; dia tidak bisa tidur nyenyak, tawa dan keceriannya telah hilang darinya. Pada malam pertama pembebasannya awal bulan ini, dia tidur di pangkuan ibunya sampai keesokan paginya.
Wadi’ ditangkap dari Tulkarm pada 14 September lalu, dia dipindahkan ke pusat investigasi di Penjara Ofer selama beberapa hari, kemudian dipindahkan ke Penjara Megiddo. Ia dikurung di sel, tanpa mainan, tanpa tempat tidur hangat, tanpa jendela, tidak ada keamanan, tidak ada keselamatan. Yang ada hanyalah kasur, selimut, dan lampu redup tergantung di langit-langit.
Wadi’ menjelaskan “Mereka mengintimidasi, menekan psikologis, dan kadang-kadang memukul. Saya sangat takut, saya tidak tahu apa yang saya lakukan, kemudian saya dibawa ke sel di Megiddo dan di sana saya tidak pernah bisa tidur. Saya diliputi ketakutan dan kecemasan.”
Dia juga bertanya-tanya, “Saya tidak tahu mengapa saya ditangkap dan apa yang saya lakukan. Saya hanya meninggalkan sekolah lebih awal dan bekerja di tempat cuci mobil untuk membantu keluarga saya.” Hari-hari berlalu dalam penjara, Wadi’ selalu terbangun sambil berteriak, “Aku mau ibuku!” Ia berteriak hingga salah satu tawanan datang untuk membantu menenangkannya.
Salam, ibunda Wadi’, mengatakan bahwa penjara pendudukan adalah penjara intimidasi dan penindasan bagi siapa pun. Ia sempat tidak diizinkan untuk berkunjung pada dua bulan pertama penahanan anaknya. Ketika Wadi’ kembali, dia mengatakan pada ibunya bahwa ia baik-baik saja, dia kuat dan memiliki tekad yang besar. Mendengar hal itu, Salam merasa bahwa anaknya menyembunyikan sesuatu darinya sehingga membuat kecemasannya semakin bertambah.
Sumber :
https://www.wafa.ps/Pages/Details/44568
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








