Amal al-Louh, ibu dari tawanan Hussein al-Louh dari Gaza, menunggu telepon dari Komite Palang Merah Internasional, yang mengizinkan dia mengunjungi putranya yang ditawan. Sekitar pukul sebelas malam, telepon Amal al-Louh berdering. Dia akhirnya akan melihat putranya setelah dua setengah tahun tidak dibolehkan dengan dalih pandemi covid-19. Hussein Al-Louh telah dipenjara sejak musim semi 2002 atas tuduhan menentang pendudukan dan menjalani hukuman seumur hidup penjara, yang telah dia lalui selama 20 tahun.
Israel mengizinkan sekitar 23 keluarga Palestina dari Gaza untuk mengunjungi anak-anak mereka di Penjara Nafha, untuk pertama kalinya, setelah dua setengah tahun dilarang. Namun karena sempitnya waktu antara panggilan dan jadwal bus keluarga tawanan, Amal tidak dapat mempersiapkan kebutuhan yang ingin dibawa untuk buah hatinya. 75 menit berlalu seperti satu menit, dengan dibatasi kaca dan telepon. Amal masih berbicara dengan anaknya. Ketika telepon diputus. Ia sangat sedih dan ingin memeluk anaknya.
Adapun Samira al-Hajj Ahmed, ibu dari tawanan Raed dari kamp Jabalia di Jalur Gaza utara, perasaannya tidak berbeda dengan ibu tawanan al-Louh. Namun, kisah kerinduannya berbeda, sekitar tujuh tahun ia dilarang berkunjung dengan dalih keamanan. Ia baru diizinkan berkunjung pada 29 Maret lalu. Raed Al-Hajj Ahmed ditangkap pada 1 April 2004 dan divonis hukuman penjara selama 20 tahun.
Orang tua dari kedua tawanan, al-Louh dan al-Hajj Ahmed, berharap agar semua tawanan dapat dibebaskan dan semua orang akan berdiri bersama mereka, mendukung mereka, dan kunjungan akan berlanjut tanpa gangguan untuk alasan apa pun.
Sumber :
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








