Mahasiswa Palestina-Suriah, Fatima Asmar Mahmoud, meraih juara dua dalam kompetisi Skills and Talents di Belanda. Meskipun ia baru pindah ke Belanda tiga tahun lalu, ia telah mengukir prestasi, termasuk juara pertama di tingkat Zoud Holland dalam bidang ide-ide inovatif dan solusi ramah lingkungan yang berkelanjutan. Banyak pengungsi Palestina-Suriah, termasuk akademisi dan lulusan universitas yang mencoba untuk membuat jalan mereka di diaspora setelah melarikan diri dari perang di Suriah, dan banyak keberhasilan telah dicatat di berbagai bidang sejak kedatangan mereka di negara-negara Eropa.
Pada Maret lalu, anak Palestina-Suriah, Bisher Musa, meraih juara ketiga di Kejuaraan Catur Belanda. Diketahui bahwa ini adalah kali kedua bagi Musa setelah ia meraih juara pertama tahun 2021. Keluarga anak itu berimigrasi dari kamp Jaramana untuk pengungsi Palestina di pedesaan Damaskus dan tiba di Belanda hampir 3 tahun yang lalu. Banyak anak Palestina yang mengungsi dari Suriah telah mampu mencapai hasil yang luar biasa dalam permainan catur di negara-negara suaka Eropa, seperti Muhammad Maher Ayyash yang menjadi pelatih termuda dari permainan di Siprus.
Sumber :
https://www.actionpal.org.uk/ar/post/17046
https://refugeesps.net/p/20424
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








