Pusat Penjara dan Penahanan Israel (Shapas) memutuskan untuk kembali mengizinkan tawanan dari Tepi Barat dan Jalur Gaza untuk mendapat kunjungan dari anak-anak mereka. Keputusan dikeluarkan setelah petisi diajukan ke pengadilan oleh Pusat Pertahanan Individu HaMoked. Selama dua tahun belakangan, otoritas penjara melarang kunjungan ini karena pembatasan yang diberlakukan akibat penyebaran pandemi Korona.
HaMoked, dalam petisinya, mengkritik kebijakan Layanan Penjara Israel yang melarang kunjungan bagi anak-anak Palestina di bawah umur. Namun, pada saat yang sama, anak di bawah umur yang tinggal di Israel justru telah diizinkan untuk mengunjungi secara teratur selama lebih dari setengah tahun.
Setelah petisi dikeluarkan, Kantor Penuntut Umum Negara memberi tahu pengadilan bahwa terhitung mulai 28 Maret, atas nama Otoritas Penjara dan Pusat Penahanan, persyaratan untuk kunjungan ke penjara telah diperbarui.
Sumber :
https://alquds.com/2022/03/31/قرار–قضائي–يسمح–بتجديد–الزيارات–لأطفا/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







