Rabu (23/3), Pasukan pendudukan Israel menangkap sedikitnya 30 warga Palestina, termasuk dua mahasiswi, dalam penggerebekan besar-besaran di seluruh wilayah pendudukan, menurut Perkumpulan Tawanan Palestina (PPS). Pasukan Israel menangkap 12 warga Palestina setelah secara paksa memasuki dan menggeledah rumah keluarga mereka di Kota Abu Dis, timur Al-Quds. Di Distrik Betlehem, kendaraan militer menyerbu Kota Tuqu, menanangkap seorang remaja berusia 17 tahun dan menggeledah rumah orang tuanya. Di Tepi Barat utara, tentara bersenjata berat menerobos masuk ke Desa Madama, selatan Nablus, menangkap dua orang dan mendobrak masuk ke beberapa rumah.
Pasukan pendudukan juga menangkap dua mahasiswi yang terdaftar di Universitas Nasional al-Najah; satu di kota Nablus dan yang lainnya dari Desa Tell, sebelah barat kota. Di Distrik Tulkarm, tentara menyerbu Desa Kafr al-Labad, sebelah timur Kota Tulkarm, mengakibatkan penawanan lima orang, termasuk seorang mantan tawanan berusia 56 tahun, dan putranya.
Tentara juga menyerbu Kota Kafr Abbush dan menangkap satu orang. Tiga lainnya ditangkap dari Kota Illar, timur laut kota. Di Distrik Jenin, tentara secara paksa memasuki sebuah rumah di Kota Yabad, sebelah barat Jenin di Tepi Barat utara, menggeledah sebuah rumah dan menawan satu orang. Mereka juga mengumpulkan tiga orang lainnya; satu dari Desa Fahma dan dua lainnya dari Desa Tayba.
https://english.wafa.ps/Pages/Details/128527
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








