Saat perang Rusia di Ukraina berkecamuk, seorang perempuan Ukraina dari pusat Kota Vinnytsia melarikan diri ke Jalur Gaza bersama suaminya yang berasal dari Palestina untuk mencari keselamatan, Anadolu News Agency melaporkan. Victoria Roger, 21, mengatakan kotanya berubah menjadi puing-puing sejak awal perang Rusia, memaksanya untuk pindah bersama suaminya, Ibrahim Saidam, ke Gaza.
Roger khawatir akan keselamatannya di Gaza sebab daerah yang diblokade itu rentan terhadap serangan Israel. Namun, dia mengakui bahwa wilayah Palestina sekarang lebih aman daripada Ukraina. “Suami saya orang Palestina dari Jalur Gaza. Karena pemboman Rusia, kami tidak punya pilihan selain pindah ke tempat suami saya berasal, yaitu Gaza,” katanya.
Suaminya, Saidam, mengecam situasi di Vinnytsia sebagai hal “menakutkan” dan “sangat menghancurkan”, mirip dengan apa yang dia alami selama berbagai putaran serangan Israel di Gaza. Sebagai mahasiswa kedokteran tahun keempat, Saidam ingin kembali dengan istrinya ke Ukraina segera setelah perang berakhir, untuk melihat keluarga istrinya dan untuk menyelesaikan studi mereka.
Sumber :
https://www.#/20220321-ukrainian-woman-finds-safety-in-gaza-amid-russian-war/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







