Lebih dari 500 Staf Google Berkumpul Mendukung Rekan Kerja Mereka yang Menentang Kontrak Militer Perusahaan Israel
Google mendapat kecaman karena “menindak secara tidak adil” seorang karyawan yang keberatan dengan kontraknya dengan militer Israel. Lebih dari 500 stafnya berunjuk rasa dan menandatangi petisi mendukung rekan mereka, Ariel Koren, yang dikeluarkan dari pekerjaannya karena tuduhan antisemit.
Koren adalah salah satu dari dua karyawan Google yang telah memainkan peran kunci dalam petisi pekerja yang meminta perusahaan untuk membatalkan kontrak bersama untuk membangun pusat data berbasis cloud atas nama pemerintah Israel. Pada Oktober, ratusan karyawan anonim dari perusahaan, yang menggambarkan diri mereka sebagai “karyawan hati nurani dari berbagai latar belakang”, mengutuk program tersebut dalam sebuah surat terbuka kepada Guardian.

Surat terbuka itu mengatakan bahwa kesepakatan tersebut melanggar “nilai-nilai inti” para penandatangan dengan mendorong pengawasan ketat terhadap warga Palestina dan mendorong perluasan permukiman Yahudi. “Teknologi yang kami bangun harus bekerja untuk melayani dan menghormati orang di mana-mana,” kata karyawan dalam surat itu. “Kami secara moral berkewajiban untuk berbicara menentang pelanggaran nilai-nilai inti ini.”
Sumber :
https://english.wafa.ps/Pages/Details/128460
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







