Pemukim Israel pada Rabu (16/3) mencabut lebih dari 60 pohon zaitun tua dari tanah milik Palestina, di Desa Kafr al-Dik, sebelah barat Kota Salfit. Penduduk setempat mengatakan pemukim mencabut hampir 60 pohon zaitun berusia seratus tahun dari tanah Palestina di Kafr al-Dik. Pemukim kolonial tersebut berasal dari permukiman ilegal Brukhin.
Zaitun adalah tanaman terpenting Palestina karena mereka mengekspor minyaknya ke seluruh dunia. Ribuan keluarga petani menganggap panen tahunan sebagai sumber pendapatan yang penting. Namun, di Salfit, ‘Israel’ terus menyita lebih banyak tanah untuk memperluas permukiman Ari’el dan membangun lusinan unit permukiman baru. ‘Israel’ juga menyita lebih dari 5.000 dunam untuk memperbesar permukiman Ari’el.
Sumber :
https://qudsnen.co/israeli-settlers-uproot-over-60-old-olive-trees-from-palestinian-land-in-salfit/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








