Pemukim Israel pekan lalu mencoba mendirikan pos terdepan di dekat desa Palestina, Battir, sebuah daerah yang dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Para pemukim mencegah penduduk Palestina mengakses tanah mereka, Mohammad Abidallah, anggota dewan Desa Battir, mengatakan kepada Haaretz. Ini adalah keempat kalinya para pemukim mencoba mendirikan pos terdepan di daerah itu, tambahnya.
Pada tahun 2014, UNESCO mendeklarasikan Battir sebagai Situs Warisan Dunia. Keputusan tersebut dibuat dalam proses yang dipercepat karena pada saat itu, Israel hendak membangun pagar pemisah di sekitar desa, yang terletak di tengah koridor permukiman ilegal Israel yang membentang dari selatan Betlehem hingga Al-Quds Timur yang diduduki.
Kini mayoritas tanah di Battir dinyatakan sebagai bagian dari Area C – yang berada di bawah kendali militer dan administratif Israel – dan telah lama menjadi target perluasan pemukiman Israel.
Sumber :
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







