Mufti Al-Quds dan Palestina, Sheikh Mohammad Hussein, pada Kamis (10/3) mengecam kunjungan mantan Wakil Presiden AS Mike Pence ke Masjid Ibrahimi di kota Hebron, Tepi Barat selatan yang diduduki. “Masjid Ibrahimi adalah masjid Islam dan tempat ibadah bagi umat Islam saja,” kata Mufti dalam sebuah pernyataan. “Apa yang dilakukan wakil presiden AS adalah tindakan provokatif dan sangat berbahaya. Otoritas pendudukan menanggung konsekuensinya.”
Pence, pada Rabu (9/3), mengunjungi Masjid Ibrahimi ditemani oleh anggota parlemen sayap kanan dan fasis Israel, Itamar Ben Gvir, yang saat ini memimpin kampanye untuk mengusir beberapa keluarga Palestina dari rumah mereka di lingkungan Sheikh Jarrah di Al-Quds Timur yang diduduki dan menggantinya dengan pemukim Yahudi.
Sheikh Hussein menyerukan kepada dunia Arab dan Islam, serta Organisasi Kerjasama Islam, Liga Arab, dan UNESCO, yang pada Juli 2017 mengeluarkan resolusi yang menetapkan Masjid Ibrahimi sebagai situs warisan dunia Palestina dalam bahaya, serta organisasi internasional untuk memberikan perlindungan ke tempat-tempat suci keagamaan di Palestina yang diduduki dan mencegah pengambilalihan Israel atas Masjid Ibrahimi dan mengubah karakter Islamnya.
Sumber :
https://english.wafa.ps/Pages/Details/128365
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








