Tujuh gadis dari Desa Badui di Jalur Gaza utara mampu mematahkan tradisi dan memantapkan diri mereka sebagai tukang kayu dengan spesialisasi membuat peralatan-peralatan penunjang pendidikan dan rumah tangga. Ini adalah hasil dari pelatihan Asosiasi dan Koperasi Kerajinan Tangan Zeina di Beit Hanun di Jalur Gaza utara yang membantu para perempuan untuk mengoperasikan alat pertukangan dan mencari nafkah darinya.
Mereka menggunakan mesin gunting, mesin amplas, mesin bor, dan gergaji bundar untuk menyempurnakan kreasi mereka. Ghadeer Tayeh menggunakan gergaji geser untuk membuat mainan edukatif untuk anak berkebutuhan khusus, liontin kayu, dan kotak kemasan strawberry untuk petani. Banyak dari barang tersebut sebelumnya diimpor ke Gaza, tetapi sekarang dapat dibuat secara lokal.
Tayeh mengatakan para perempuan menantikan untuk berpartisipasi dalam pameran internasional dan memasarkan produk mereka di panggung internasional. Ia menambahkan, “Sebagai penduduk di wilayah Desa Badui yang menganut adat dan tradisi yang sangat sulit, kami menghadapi banyak kesulitan, terutama karena kami bekerja dalam profesi yang (biasanya) terbatas untuk laki-laki.”
Sumber :
https://www.#/20220308-women-carve-a-path-for-themselves-as-carpenters-in-gaza/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.








