Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang tentara Israel melecehkan dua anak Palestina setelah menangkap mereka di Al-Isawiya. Kedua anak itu terlihat ketakutan dan gemetar, terus menangis dan bertanya kepada orang-orang di sekitar mereka, “Paman, apa yang mereka ingin kita lakukan? Demi Tuhan, kami tidak melakukan apa-apa.” Tak lama kemudian, pasukan pendudukan dengan pakaian sipil menangkap dua anak lainnya sehingga jumlah tawanan menjadi empat anak, yang kemudian dibawa ke pusat-pusat interogasi.
Sementara itu, pengacara Pusat Informasi Wadi Hilweh, Firas Al-Jebreni, menjelaskan bahwa pasukan pendudukan menangkap anak berusia 11 tahun, Daoud Hijazi, dan memindahkannya ke sebuah pusat interogasi di sebuah permukiman dan memanggil ibunya. Jacob Sinokrot, 9 tahun, dibebaskan beberapa jam setelah ia ditangkap. Al-Jebreni menambahkan bahwa dua anak, Hamad Mahmoud Khater, 14, dan Moaz Owiwi, 13, ditangkap, dan diinterogasi beberapa jam di kantor polisi pendudukan di Salah El-Din Street di Al-Quds.
Sumber :
http://www.womenfpal.com/news/2022/3/7/وسط–الخوف–والبكاء–الاحتلال–ينك–ل–باطفال–العيساوية–ويعتقل–اربعة–منهم
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.







