Defense for Children International Palestine menyatakan bahwa pasukan pendudukan Israel membunuh tiga anak Palestina dalam waktu kurang dari sebulan, dengan menembakkan peluru tajam ke arah mereka. Pernyataan tersebut merujuk pada kematian Yamen Mahmoud Nafez Khanafsa (15), dari kota Abu Dis, tenggara Al-Quds yang diduduki, pada Minggu malam (6/3).
Pada 22 Februari lalu, tentara pendudukan membunuh Muhammad Rizk Salah (13) di kota Al-Khader, selatan Betlehem. Sementara itu, pada 13 Februari lalu, seorang penembak jitu Israel membunuh anak 16 tahun, Muhammad Akram Abu Salah, dengan menembaknya dari jarak 250 meter. Muhammad ditembak di mata kanan, sementara sepupunya yang berusia 17 tahun terkena pecahan peluru di tangan kiri ketika mencoba membantunya.
Defense for Children International menegaskan sekali lagi, berdasarkan dokumentasinya, bahwa pasukan pendudukan terus menggunakan kekuatan berlebihan dan peluru tajam terhadap anak-anak Palestina dan dengan sengaja menargetkan mereka. Patut dicatat bahwa pendudukan Israel membunuh 78 anak-anak Palestina selama setahun terakhir, 61 di antaranya di Jalur Gaza (60 selama agresi di Jalur Gaza pada Mei 2021) dan 17 anak-anak di Tepi Barat, termasuk di Al-Quds yang diduduki.
Sumber :
https://www.palinfo.com/news/2022/3/7/3-شهداء–اطفال–باقل–من–شهر–برصاص–الاحتلال
***
Defense for Children International Palestine menyatakan bahwa pasukan pendudukan Israel membunuh tiga anak Palestina dalam waktu kurang dari sebulan, dengan menembakkan peluru tajam ke arah mereka. Pernyataan tersebut merujuk pada kematian Yamen Mahmoud Nafez Khanafsa (15), dari kota Abu Dis, tenggara Al-Quds yang diduduki, pada Minggu malam (6/3).
Pada 22 Februari lalu, tentara pendudukan membunuh Muhammad Rizk Salah (13) di kota Al-Khader, selatan Betlehem. Sementara itu, pada 13 Februari lalu, seorang penembak jitu Israel membunuh anak 16 tahun, Muhammad Akram Abu Salah, dengan menembaknya dari jarak 250 meter. Muhammad ditembak di mata kanan, sementara sepupunya yang berusia 17 tahun terkena pecahan peluru di tangan kiri ketika mencoba membantunya.
Defense for Children International menegaskan sekali lagi, berdasarkan dokumentasinya, bahwa pasukan pendudukan terus menggunakan kekuatan berlebihan dan peluru tajam terhadap anak-anak Palestina dan dengan sengaja menargetkan mereka. Patut dicatat bahwa pendudukan Israel membunuh 78 anak-anak Palestina selama setahun terakhir, 61 di antaranya di Jalur Gaza (60 selama agresi di Jalur Gaza pada Mei 2021) dan 17 anak-anak di Tepi Barat, termasuk di Al-Quds yang diduduki.
Sumber :
https://www.palinfo.com/news/2022/3/7/3-شهداء–اطفال–باقل–من–شهر–برصاص–الاحتلال
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.







