Supermodel Amerika keturunan Belanda-Palestina Bella Hadid mempertanyakan diskriminasi yang terlihat dalam mengutuk penindasan di berbagai belahan dunia. Ia menuntut tingkat reaksi yang sama terhadap penderitaan muslim seperti reaksi kemarahan terhadap invasi Rusia ke Ukraina.
Melalui Instagram, supermodel itu berbicara tentang eksploitasi yang sedang berlangsung terhadap muslim di seluruh dunia karena orang-orang memilih untuk tetap bungkam tentang ketidakadilan. Hadid mengingatkan orang-orang bahwa semua penindasan layak mendapat tingkat serangan balasan yang sama. Dia memberi judul postingannya, “Ketidakadilan di mana saja adalah ancaman bagi keadilan di mana-mana.”
“Tanyakan pada diri Anda sendiri, tanyakan seberapa tenang Anda bergerak di sekitar ketidakadilan lain, jejak yang kita tinggalkan di sini akan menjadi yang paling jelas untuk kita tinggalkan dalam waktu lama. Jika ini pertama kalinya Anda menyadari adanya perang dalam beberapa tahun, Anda bukan bagian dari dunia. Perang itu terjadi selamanya, dan demikian juga posisi yang kita ambil.”
“Saat presiden Amerika membela gerakan pembebasan, tidak ada risiko bergabung dengan gerakan itu. Ada rasa bangga bergabung dengan penghasut perang di antara penghasut perang lainnya. Bahasa yang kami gunakan untuk mendefinisikan penindasan tidak dapat memihak satu korban di atas yang lain. Berapa banyak negara muslim yang terbakar? Invasi oleh barat, serangan drone tanpa ampun, eksekusi, kamp interniran di Cina? Berapa banyak dari Palestina (yang dijajah), seberapa sedikit dari Palestina yang tersisa?” tulis Hadid.
Hadid baru-baru ini berbicara menentang diskriminasi terhadap Muslim yang mengenakan jilbab di tengah larangan jilbab di negara-negara seperti India dan Perancis. Ia mendesak pemerintah untuk berhenti mendikte pilihan perempuan dan apa yang dapat mereka kenakan. Hadid mengatakan pada 2017 bahwa dia mengidentifikasi dirinya sebagai “muslimah yang bangga” dan memastikan untuk membela “saudara muslimahnya.”
Hadid sangat vokal tentang Islamofobia dan hak-hak orang Palestina. Ia dan saudara perempuannya, Gigi Hadid, tidak jarang mengungkapkan aksi penindasan terhadap Palestina dan mengutuk serangan di Palestina.
Sumber :
https://english.wafa.ps/Pages/Details/128295
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.







