Israel menggunakan perang Rusia di Ukraina untuk mendorong migrasi Yahudi ke Israel, kata pakar urusan Israel, Iyad Hamdan kemarin.
Berbicara kepada Quds Press, Hamdan mengatakan bahwa pendudukan Israel menerima ratusan orang Yahudi sekuler yang berimigrasi dari Ukraina untuk menjaga keseimbangan antara Yahudi sekuler dan agama di Israel. Ia menunjukkan bahwa Israel tidak berhenti bekerja untuk meningkatkan populasi Yahudi demi mempertahankan mayoritas Yahudi melawan populasi Arab.
Hamdan menyatakan bahwa pemerintah pendudukan Israel berencana untuk menyerap imigran baru di pemukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki.
Pada Sabtu (26/2), surat kabar Israel The Jerusalem Post melaporkan seorang pejabat Israel mengatakan bahwa Israel kemungkinan akan menerima 10.000 imigran Yahudi dari Ukraina dalam beberapa minggu mendatang. “Kami menyerukan kepada orang-orang Yahudi Ukraina untuk berimigrasi ke Israel – rumah Anda,” kata kementerian itu.
Menurut surat kabar itu, Menteri Imigrasi dan Penyerapan Tamano Shata dan Menteri Keuangan Avigdor Lieberman telah sepakat untuk memberikan anggaran tambahan untuk mewujudkan operasi imigrasi darurat dari Ukraina.
Sumber :
https://www.#/20220228-expert-israel-exploiting-war-in-ukraine-to-encourage-jewish-migration/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.







