Kenaikan permintaan kelas bahasa Ibrani terjadi di Nafha Language Centre setelah tawaran baru untuk izin bekerja dikeluarkan oleh Israel karena kondisi ketegangan perbatasan yang mereda usai serangan 11 hari dengan Hamas pada Mei lalu di Gaza.
Kebijakan izin bekerja tersebut memungkinkan 10,000 warga Gaza untuk bekerja di ‘Israel’ (Palestina yang diduduki).
Ahmed Al-Faleet, pemilik pusat bahasa tersebut mengatakan bahwa jumlah orang yang mendaftar untuk belajar bahasa Ibrani telah meningkat empat kali lipat hingga hingga mencapai 160 siswa per kursus sejak Israel mengeluarkan izin tersebut.
“Kursus ini memungkinkan siapa saja yang mendapatkan izin untuk membaca tanda, dokumen dalam bahasa Ibrani, berkomunikasi dengan tentara Israel, dan memudahkan pekerja untuk berkomunikasi dengan atasannya,” kata Al-Faleet.
Sumber :
https://www.#/20220224-demand-for-hebrew-lessons-jumps-in-gaza-as-israel-eases-work-restrictions/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.







