Al-Quds merupakan pintu gerbang langit; menjadi bagian dari peristiwa isra dan mi’raj.
“Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya.” (QS Al Isra [17] : 1).
Al-Quds merupakan kiblat pertama dan tempat suci ketiga setelah haramain. Tempat yang menjadi sumber dan pusat keberkahan dunia.
Dalam Al-Anbiya ayat 71 disebutkan “baaraknaa fiiha.” Artinya tanah Al-Quds ini memang memiliki keberkahan atau diberi keberkahan.
Allah akan memuliakan siapa pun yang memuliakan Al-Quds, di mana pun mereka berada.
“Datangilah dan shalatlah di sana (Baitul Maqdis). Bila engkau tidak bisa datang ke sana untuk menjalankan shalat di dalamnya, maka kirimkan minyak untuk menerangi lampu-lampunya”. (HR Abu Dawud).
Al-Quds merupakan penyatu seluruh umat Islam, dan menjadi titik utama yang bisa menaikkan dan membangkitkan umat Islam
Mengapa Al-Quds harus diprioritaskan?
Selengkapnya di “Newsletter : Mengapa Harus Al-Quds dan Bukan Kota Lainnya?”





![Konferensi pers Palestine Festival yang diselenggarakan di Gudskul, Jagakarsa, pada Ahad [30/11] sebagai rangkaian menuju event kemanusiaan akhir tahun 2025. Acara ini memperkenalkan teater bertema keteguhan rakyat Gaza dalam menghadapi genosida. Konferensi pers turut dihadiri para pemain teater: David Chalik, Bella Fawzi, Robert Chaniago, dan Cholidi Asadil Alam.](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/12/DSC00773-120x86.jpg)


Mari ikuti….dan bela Al Quds
Barokalloh