Tentara Israel menembak mati remaja Palestina berusia 17 tahun dalam bentrokan di dekat Kota Jenin, Tepi Barat yang diduduki, kata kementerian kesehatan Palestina dan kantor berita resmi Wafa pada Senin (14/2).
Kementerian kesehatan mengatakan Mohammed Abu Salah terbunuh di Desa Silat al-Harithiya ketika pasukan tiba pada sesi penggerebekan Minggu malam untuk menghancurkan rumah Muhammad Jaradat.
Penghancuran rumah keluarga Jaradat merupakan hukuman kolektif dari Israel karena dua putranya, Ghaith dan Omar Jaradat, saudara laki-laki berusia 20 dan 17 tahun, dituduh melakukan dugaan operasi penembakan yang terjadi pada 16 Desember lalu.
Konfrontasi meletus antara tentara pendudukan dan penduduk setelah unit pasukan khusus Israel, Yamam, mengawal lebih dari 40 mesin militer dan buldoser ke daerah itu dan menutup semua pintu masuk desa.
Warga Palestina dari desa-desa terdekat juga menuju ke Silat al-Harithiya untuk memprotes pembongkaran dan menunjukkan solidaritas mereka.
Namun, pasukan pendudukan menyerang mereka dan menembakkan peluru tajam dan tabung gas air mata, melukai lebih dari 8 warga Palestina.
Bulan Sabit Merah mengatakan pasukan penjajah mencegah tim medis memasuki kota untuk memberikan pertolongan kepada mereka yang terluka.
Sumber :
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.







