Seorang diplomat Israel menyatakan harapannya pada Selasa (24/1) untuk kesuksesan Abraham Accord dengan empat negara muslim dan terjalinnya hubungan diplomatik dengan Arab Saudi dan Indonesia. Namun, tentu hal itu tidak akan terjadi dalam waktu yang dekat.
Melalui radio milik Angkatan Darat Israel, Menteri Luar Negeri Israel, Yair Lapid, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang berupaya memperluas jangkauan kesepakatan tersebut di luar UEA, Bahrain, Sudan, dan Maroko.
“Bila anda bertanya mana negara utama untuk target ini, Indonesia termasuk dan tentu Arab Saudi. Akan tetapi, hal ini membutuhkan waktu,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa beberapa negara kecil yang tidak disebutkan, juga akan melakukan normalisasi dalam dua tahun ini.
Kunjungan Israel ke Saudi pada 2020 lalu oleh Mantan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memang dikonfirmasi oleh Israel. Namun demikian, kabar tersebut ditolak oleh Riyadh. Hubungan antara Israel dan Saudi, terutama didasari oleh kekhawatiran atas musuh bersama mereka, Iran.
Saudi dan Indonesia merupakan dua negara yang termasuk menolak aksi serangan Israel di Gaza pada Mei 2021 lalu.
Sumber :
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.








