Petenis berusia 14 tahun asal Kuwait, Muhamad Al-Awadi, menarik diri pada Jumat (21/1) dari turnamen tenis internasional yang diselenggarakan oleh Uni Emirat Arab (UEA) setelah mengetahui ia akan menghadapi petenis asal Israel di partai semifinal.
Melalui cuitan dalam Twitter, seorang anggota parlemen Kuwait mengapresiasi keputusan petenis muda tersebut. “Salam dan terimakasih kepada pahlawan Kuwait, Muhammad Al-Awadi, atas penolakannya untuk menghadapi Zionis.”
Yusuf Al-Sanad, anggota Persatuan Cendekiawan Teluk Persia juga mengapresiasi Al-Awadi melalui unggahan Twitter miliknya bahwa yang dilakukan oleh petenis muda Kuwait tersebut sebagai bentuk solidaritas kepada rakyat Palestina dan penolakan terhadap apartheid Israel.
Perlu diketahui, Kuwait telah lama berkomitmen untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak untuk melakukan normalisasi dengan Israel.
Sumber :
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.







