Otoritas Israel pada Kamis (20/1) membaskan Mahmoud Salhiya beserta kedua putranya dan 22 simpatisan mereka dari pusat interogasi Al-Maskobiya, Al-Quds, dengan dua syarat. Syarat pertama adalah mereka dilarang masuk ke kawasan Sheikh Jarrah selama 30 hari dan masing-masing dari mereka harus membayar uang jaminan sebesar 1000 Shekel (sekitar $400).
Adapun syarat kedua adalah mereka wajib membayar jaminan sebesar 5000 Shekel apabila melanggar hal itu.
“Aku hampir mati karena dipukuli. Aku benar-benar merasakan kematian!” ungkap Mahmoud.
Sehari sebelumnya (19/1), pasukan Israel menghancurkan rumah keluarga Salhiya di lingkungan Sheikh Jarrah pada dini hari disertai penangkapan dan penyerangan, termasuk kepada anak-anak.
Sumber :
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.







