Pasukan penjajah Israel (IOF) pada Selasa (18/1) menyerang seorang ibu dari sosok pemuda Palestina yang ditawan, Mohammed Abu Ghannam (20), karena mencoba untuk memeluknya saat persidangan.
Sumber setempat melaporkan bahwa Pengadilan Pusat Israel di Al-Quds telah memperpanjang masa penawanan Abu Ghannam yang telah berada di penjara Israel sejak 18 September 2020.
Ibu tersebut mengatakan bahwa ia tidak bisa mengendalikan diri ketika melihat putranya yang dilarang untuk dilihat dan dipeluknya selama 17 bulan berturut-turut.
Video yang beredar memperlihatkan pasukan Israel mendorong dan memukulinya, mengintrogasinya serta mencegahnya untuk menghadiri sidang tersebut.
Sumber :
https://alray.ps/en/?act=post&id=15387#.YejUvOpBzIV
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.







