Udara dingin bertekanan rendah memasuki wilayah Palestina pada Rabu dini hari tadi (19/1) menyebabkan suhu turun hingga 7oC dan membawa hujan lebat yang diiringi badai petir dan hujan es. Departemen Meteorologi Palestina (PMD) melaporkan bahwa badai salju akan segera terjadi di daerah pegunungan yang tinggi.
Angin bertiup dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan hingga 70km/jam dan juga gelombang air laut tinggi.
Suhu di Al-Quds dan Betlehem diperkirakan mencapai 6oC dan terendah 1oC. Ada pun di Ramallah dan Hebron diperkirakan mencapai suhu 5oC dan terendah 0oC. Kawasan Yerikho, Laut Mati, dan Lembah Yordan diperkirakan akan mencapai suhu 15oC dan terendah 7oC. Sementara itu, di Gaza dan derah pesisir diperkirakan mencapai suhu 12oC dan terendah 8oC.
Penurunan suhu diprediksikan akan terjadi pada Kamis (20/1), yaitu 5oC di bawah rata-rata suhu normal, dengan perkiraan hujan pada pagi hari.
Peningkatan suhu juga diperkirakan terjadi pada Jumat dan Sabtu, yang diperkirakan mencapai 3oC di bawah rata-rata.
PMD telah memperingatkan masyarakat akan pembentukan embun beku, angin kencang, banjir, jalanan yang licin, dan visibilitas horizontal yang rendah.
Sumber :
https://english.wafa.ps/Pages/Details/127717
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.








