Pasukan Israel pada serangan Rabu malam (19/1) menghancurkan rumah milik keluarga Salhiya yang beranggotakan 18 orang di kawasan Sheikh Jarrah, Al-Quds. Mereka juga melakukan penangkapan dan penyerangan terhadap anggota keluarga tersebut.
Sumber setempat menuturkan bahwa pada sekitar pukul 3 pagi, sejumlah besar pasukan dan polisi Israel disertai dengan buldoser menyerbu rumah milik keluarga Salhiya, memukuli mereka, termasuk anak berusia sembilan tahun, dan menangkap lima orang, termasuk kepala keluarga, Mahmoud Salhiya.
Penyerangan dilakukan saat orang-orang tertidur. Mereka memutus aliran listrik untuk menghalangi pandangan para penghuni rumah. Pasukan kemudian mengosongkan rumah dan menembakkan peluru logam berlapis karet ke arah wartawan dan para simpatisan di luar rumah. Mereka juga menghalangi ambulans untuk mendatangi lokasi penghancuran
Buldoser menghancurkan rumah tersebut dalam waktu tiga jam, menyisakan reruntuhan dan harta benda yang berserakan di atas tanah.
Yasmin Salhiya, anak dari Mahmoud, mengatakan, “Melihat rumah tempat saya dibesarkan bersama keluarga dalam keadaan seperti ini, saya tidak tahu bagaimana menggambarkan perasaan saya. Namun, Kami akan kembali ke rumah kami. Tidak peduli apa yang mereka lakukan kepada kami, kami akan kembali.”
Sumber :
https://www.#/20220119-israel-forces-evict-palestinian-family-from-sheikh-jarrah-home/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.








