Sawa ditawan oleh pasukan penjajah dan ditawan di penjara Israel. Ini menambah jumlah daftar anak-anak yang berada di tahanan mereka.
Sawa, seorang gadis berusia 12 tahun menjadi ikon perlawanan rakyat di Al-Naqab. Ia merupakan salah satu dari ribuan penduduk di Al-Naqab yang sepanjang pekan lalu melawan di garis depan atas kekejaman Israel yang hendak melakukan pembersihan etnis Badui-Palestina di kawasan tersebut.
Dalam aksi tersebut, lebih dari 100 orang, termasuk Sawa ditangkap oleh pasukan penjajah dan ditawan di penjara Israel. Ini menambah jumlah daftar anak-anak yang berada di tahanan mereka.
Kekerasan Israel di Al-Naqab merupakan proyek kontroversial yang dipimpin oleh Lembaga Nasional Pendanaan Yahudi (JNF) dengan dalih penanaman pohon di wilayah tersebut. Dalih ini tentu mentah dengan sendirinya mengingat ribuan pohon telah dihancurkan oleh Israel sepanjang 2021.
JNF bersama Otoritas Tanah Israel (ILA) berencana menanam ratusan pohon di enam desa Badui di Al-Naqab yang seluruhnya telah menerima instruksi pembongkaran rumah mereka dan menghadapi pemindahan paksa dengan dalih “pengembangan daerah”.
Terdapat hampir 100.000 warga yang tinggal di 35 desa Badui di Al-Naqab yang semuanya tidak diakui oleh pemerintah Israel. Israel memandang mereka adalah sebagai penduduk illegal dan diputusnya akses mereka dari infrastruktur, seperti listrik, air, sistem pembuangan limbah, jalan, sekolah, dan rumah sakit.
Sumber :
https://www.instagram.com/p/CYvvmHmMSmw/?utm_medium=share_sheet
Gazans hold vigil in solidarity with Palestinians in Al-Naqab against Israel’s bulldozing works








