Penduduk setempat mengatakan bahwa mereka menangkap sekelompok pemukim Israel yang mencuri lebih dari 26 pohon zaitun dari tanah Palestina yang berada di dekat permukiman ilegal Ari’el, di utara Kota Salfit di Tepi Barat yang diduduki, pada Minggu malam (3/10).}
Warga Palestina menanam sekitar 10.000 pohon zaitun baru di Tepi Barat setiap tahun, yang sebagian besar merupakan varietas penghasil minyak. Penghancuran pohon dan pencurian oleh Israel merupakan sebagian cara pendudukan untuk menghapus identitas Palestina dan memaksa mereka untuk menyerahkan lebih banyak tanah ke Israel.
Baca Juga : Pemukim Membakar Kebun Zaitun Palestina di dekat Nablus
Menurut pemantauan PBB, lebih dari 4.000 pohon zaitun dan pohon lainnya telah dibakar atau disingkirkan oleh pemukim dan pasukan Israel pada 2020. Komite yang menentang tembok dan permukiman ini, mengatakan bahwa pasukan Israel sepanjang tahun 2020, telah mencabut, mematahkan, dan merusak 6507 pohon dalam 869 operasi.
Sebanyak lebih dari 5.000 dunum tanah di Salfit telah disita untuk memperbesar permukiman Ari’el dan mencuri tanah warga yang berdekatan dengannya. Saat ini, terdapat 18 komunitas Palestina di Salfit dan 24 permukiman Israel. Persentase tanah yang dialokasikan untuk pembangunan Palestina di provinsi ini hanya sekitar 6% dari total luas, sementara 9% dialokasikan untuk pemukim Israel. Ari’el dianggap sebagai salah satu permukiman terbesar di Tepi Barat dan dibangun di atas ribuan dunam tanah Palestina.
Terdapat hampir 700.000 pemukim Israel yang tinggal di 256 permukiman ilegal dan pos-pos yang tersebar di Tepi Barat yang diduduki, termasuk di Al-Quds Timur. Permukiman Israel ini ilegal menurut hukum internasional.
Sumber : Wafa
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







