Laporan media Palestina di Tepi Barat menunjukkan bahwa pendudukan Zionis Israel dan pemukim telah melakukan 2063 kekerasan terhadap warga Palestina pada Agustus 2021, dan delapan pembuhunan, satu di antaranya merupakan anak di bawah umur. Kedelapan orang yang terbunuh yaitu: Imad Ali Dwaikat, Diaa al-Din al-Sabarini, Raed Abu Seif, Amjad Hussainiya, Nour Jarrar, Saleh Ammar, Raed Rashid, dan Imad Hashash yang masih di bawah umur.
Baca juga: Penghancuran Lahan Anggur dan Tangki Air di Tepi Barat
Sekitar 455 warga sipil terluka dalam 103 penembakan oleh pasukan pendudukan dan pemukim, dan 53 serangan oleh pemukim. Selain itu, terdapat 110 penggerebekan di rumah warga dan 323 serangan ke berbagai daerah di Tepi Barat dan Al-Quds yang diduduki. Pasukan pendudukan menangkap 377 warga Palestina, mendirikan 340 pos pemeriksaan sementara dan permanen.
Baca juga: Pemukim Zionis Menabrakkan Mobilnya ke Anak Palestina di Dekat Hebron
Sementara itu, sekitar 2.309 orang Zionis menyerbu Masjid Al-Aqsa selama periode yang sama, melakukan serangan terhadap tempat-tempat ibadah dan tempat-tempat suci sebanyak 28 kali. Menurut laporan, pendudukan menghancurkan 42 rumah, di samping puluhan rumah lainnya yang diperuntukkan untuk pembongkaran. Jumlah harta benda yang dimusnahkan, misalnya toko, sarana pertanian, barak, dan lain-lain yang mencapai 95 sarana, serta 38 harta benda disita dari pemiliknya. Wilayah Nablus, Hebron dan Al-Quds adalah yang rutin terkena pelanggaran Zionis Israel.
Sumber: Middleeastmonitor.com
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








