JAKARTA-Kelaparan telah menjadi ancaman mematikan di Gaza saat ini, selain pengeboman Israel. Minimnya sumber makanan bergizi seperti sayuran, daging, dan susu telah membuat banyak warga Gaza menderita malnutrisi, terutama anak-anak. Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi warga Gaza, pada 31 Juli 2025, Adara Relief International menyalurkan bantuan paket sayuran yang memberi manfaat bagi 80 keluarga di Kamp Al Wahidi di Kota Gaza.

Pengeboman, penembakan, dan aktivitas kendaraan militer Israel telah membuat 91 persen lahan pertanian di Kota Gaza menjadi rusak dan tidak dapat digunakan. Menurut penilaian kerusakan pertanian berbasis citra satelit terbaru yang dilakukan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) dan Pusat Satelit PBB (UNOSAT), lahan pertanian tersebut mencakup kebun buah-buahan dan pohon-pohon lainnya, termasuk tanaman pangan dan sayuran.
Rusaknya nyaris seluruh lahan pertanian telah membuat sayuran menjadi sangat langka di Gaza. Selain karena rusaknya lahan, blokade yang dilakukan terus-menerus oleh Israel telah menghalangi truk-truk bantuan yang ingin masuk ke Gaza, termasuk truk yang membawa bantuan sayuran. Minimnya sayuran di Gaza telah membuat banyak keluarga menderita malnutrisi, terutama anak-anak, karena tidak bisa memperoleh vitamin yang seharusnya mereka dapatkan dari mengkonsumsi sayuran.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi warga Gaza, pada 31 Juli 2025, Adara Relief International menyalurkan bantuan paket sayuran yang memberi manfaat bagi 80 keluarga di Kamp Al Wahidi di Kota Gaza. Paket-paket sayuran ini terdiri dari beberapa macam sayuran yang dapat memenuhi kebutuhan sayuran satu keluarga selama 10 hari.


Setelah sekian lama tidak bisa mengkonsumsi sayuran akibat genosida, penduduk Gaza yang menerima paket bantuan sayuran terlihat berbahagia. Terima kasih Sahabat Adara karena telah menjadi bagian dari terwujudnya bantuan paket sayuran untuk saudara-saudara kita di Gaza. Satu paket sayuran yang diterima oleh keluarga Gaza, telah memberi mereka harapan untuk bisa tetap kuat dan bertahan.








