“Aku ingin mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang Ibu berikan. Bagiku, itu adalah sumber kebahagiaan yang memungkinkanku mencapai impian. Aku dapat melanjutkan studi dan menjadi dokter, selain juga membantu kebutuhan makanan, pakaian, hingga biaya sekolah”, Louay Mohammad Al Bournou, salah satu yatim Gaza yang menjadi bagian dari program Dekap Yatim Palestina.
Sebanyak 888 yatim Gaza Palestina telah mendapat orang tua asuh dari Indonesia melalui program Dekap Yatim Palestina yang digagas Adara Relief International sejak tahun 2021.

Dekap Yatim Palestina membantu memenuhi kebutuhan dasar, pendidikan dan kesehatan anak-anak yatim Palestina agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik layaknya anak-anak pada umumnya serta bisa mewujudkan impian mereka.
Program ini telah menyasar semua kalangan dan menjadi sarana kebaikan yang berkelanjutan serta bisa mengeratkan hubungan antara keluarga, juga menguatkan ikatan persaudaraan dan persahabatan karena banyak dari orang tua asuh ini menyantuni yatim secara berkelompok.
“Saya berharap agar anak-anak yatim yang kehilangan orang tua mereka saat terjadinya perang atau agresi tetap dapat meneruskan mimpi dan langkah, bahwasanya mereka juga memiliki masa depan selayaknya anak-anak normal dengan tetap melanjutkan studinya”, Ucap Sri Vira Chandra, S.S, M.A. Direktur Utama Adara Relief International.


Ada 26.000 anak yatim di Gaza Palestina yang membutuhkan dekapan hangat dari Sahabat Adara. Jumlah ini terus bertambah setiap tahunnya karena agresi yang terjadi.
Allah SWT berfirman yang artinya, “Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah memperbaiki keadaan mereka adalah baik.” (Qs. Al Baqarah: 220)
Terima kasih Sahabat Adara, untuk seluruh cinta dan perhatian yang diberikan kepada Palestina serta tak membiarkan mereka berjuang sendirian. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keberkahan kepada kita semua.











