• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Februari 8, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

40.000 Warga Palestina Terusir: Penjajahan Israel di Tepi Barat Semakin Brutal

by Adara Relief International
Februari 25, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
40.000 Warga Palestina Terusir: Penjajahan Israel di Tepi Barat Semakin Brutal

Warga Palestina mulai bermigrasi saat serangan Israel gencar terhadap Kamp Pengungsi Nur Shams di Tulkarm, Tepi Barat, berlanjut pada 11 Februari 2025. [Issam Rimawi – AA]

13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pasukan pendudukan Israel terus meningkatkan agresinya di Tepi Barat, terutama di wilayah Tulkarm dan Jenin. Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa sekitar 9.000 warga Palestina telah dipaksa mengungsi dari Kamp Pengungsi Nur Shams di Tulkarm. Secara keseluruhan, pasukan Israel telah memaksa 40.000 warga Palestina mengungsi dari kamp-kamp pengungsi di wilayah Jenin dan Tulkarm, melarang mereka untuk kembali ke rumah mereka.

Komite Kamp Nur Shams mengecam penghancuran sistematis yang dilakukan Israel di wilayah tersebut. Lebih dari sepuluh rumah telah dihancurkan sejak awal agresi, dan infrastruktur kamp mengalami kerusakan total akibat serangan yang terus berlangsung. Komite menuduh Israel secara sengaja menargetkan infrastruktur sipil, meninggalkan kamp dalam kondisi porak-poranda.

Baca Juga

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza

Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Sebagai bagian dari eskalasi militernya, Israel mengerahkan bala bantuan tambahan ke Kota Tulkarm serta kamp-kamp pengungsinya, termasuk Nur Shams. Unit infanteri dikerahkan di jalan-jalan dan lingkungan sekitar, sementara penggerebekan terhadap rumah-rumah warga Palestina terus dilakukan. Pasukan Israel tidak hanya merusak dan menghancurkan isi rumah, tetapi juga mengosongkannya untuk dijadikan barak militer. Selain itu, mereka memperketat pengepungan di Kamp Tulkarm dan Nur Shams, melarang warga masuk atau keluar serta menghalangi kerja tim bantuan yang berupaya menyalurkan makanan dan kebutuhan pokok bagi penduduk yang masih bertahan.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa pasukan Israel akan tetap berada di kamp-kamp pengungsi Palestina setidaknya selama satu tahun untuk mencegah para penduduk kembali. Ia juga mengumumkan bahwa pasukan Israel mulai memperluas operasi militer mereka ke Kota Qabatiya. Menurut laporan, militer Israel telah memberlakukan jam malam selama dua hari di kota tersebut, sambil menghancurkan jalan-jalan serta infrastruktur dengan buldoser militer.

UNRWA telah memperingatkan bahwa operasi militer Israel telah menyebabkan eksodus massal dari kamp-kamp pengungsi di Tepi Barat bagian utara. Organisasi tersebut menekankan bahwa pengungsian paksa ini merupakan akibat dari lingkungan yang semakin berbahaya dan penuh tekanan. UNRWA juga mencatat bahwa penggunaan serangan udara, buldoser lapis baja, ledakan terkendali, dan persenjataan canggih oleh militer Israel telah menjadi praktik umum, menciptakan gelombang pengungsian yang semakin meningkat.

Sejak dimulainya serangan Israel terhadap Gaza pada 7 Oktober 2023, kekerasan di Tepi Barat juga meningkat drastis. Setidaknya 923 warga Palestina telah terbunuh dan hampir 7.000 lainnya terluka akibat serangan militer Israel dan aksi brutal pemukim ilegal, menurut Kementerian Kesehatan Palestina. Pengadilan Internasional (ICJ) pada Juli lalu telah menyatakan bahwa pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah ilegal dan menyerukan pengosongan seluruh permukiman di Tepi Barat dan Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur). Namun, Israel terus mengabaikan keputusan ini dan melanjutkan kebijakan represifnya terhadap rakyat Palestina.

sumber:

https://www.middleeasteye.net

https://www.#

https://www.#

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Tiga Bayi Baru Lahir Meninggal karena Kedinginan di Gaza, Jumlah Syuhada Terus Bertambah di Bawah Reruntuhan

Next Post

Menteri Israel Tetapkan Empat Syarat untuk Tahap Selanjutnya Perundingan Gencatan Senjata di Gaza

Adara Relief International

Related Posts

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza
Berita Kemanusiaan

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza

by Adara Relief International
Februari 6, 2026
0
23

Dalam tiga bulan pertama genosida Israel di Gaza pada 2023, tercatat empat kematian yang secara resmi terkait dengan kelaparan. Namun,...

Read moreDetails
Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Februari 6, 2026
15
26 Tawanan Palestina Pengidap Kanker Menghadapi Kematian Perlahan

26 Tawanan Palestina Pengidap Kanker Menghadapi Kematian Perlahan

Februari 6, 2026
15
Israel Ambil Keuntungan Ekonomi dari Pembangunan Kembali Gaza

Israel Ambil Keuntungan Ekonomi dari Pembangunan Kembali Gaza

Februari 6, 2026
23
Global Sumud Flotilla Akan Kembali Berlayar pada Maret 2026

Global Sumud Flotilla Akan Kembali Berlayar pada Maret 2026

Februari 6, 2026
20
Israel Lakukan Kampanye Propaganda terhadap Dr. Hussam Abu Safiya

Israel Lakukan Kampanye Propaganda terhadap Dr. Hussam Abu Safiya

Februari 5, 2026
32
Next Post
Menteri Israel Tetapkan Empat Syarat untuk Tahap Selanjutnya Perundingan Gencatan Senjata di Gaza

Menteri Israel Tetapkan Empat Syarat untuk Tahap Selanjutnya Perundingan Gencatan Senjata di Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630