JAKARTA-Bulan Ramadhan adalah waktu yang sangat dirindukan dan ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia. Hari-hari pertama di bulan Ramadhan disambut dengan sukacita dalam kehangatan sahur dan berbuka bersama keluarga, serta diisi dengan semangat untuk banyak beribadah dan beramal. Namun di Gaza, genosida telah membuat banyak saudara kita belum bisa merasakan kebahagiaan di bulan Ramadhan ini. Pembantaian, kelaparan, dan wabah penyakit telah membuat bulan Ramadhan terasa berat bagi mereka. Di tengah kesulitan itu, pada tanggal 6 Maret 2025 (6 Ramadhan 1446 H), Adara ikut berbagi kebahagiaan dengan menyalurkan bantuan bahan pokok untuk 100 keluarga di Kota Gaza, Deir Balah, dan Khan Younis.

Sudah dua Ramadhan dilalui oleh warga Gaza di bawah genosida Israel yang membuat hidup mereka menjadi penuh dengan kesulitan. Di Gaza, bisa sahur dan berbuka dengan makanan yang layak dalam sehari merupakan sebuah kemewahan yang sangat langka. Setiap harinya Israel selalu membatasi jumlah truk bantuan yang membawa pasokan bahan pokok ke Gaza, sehingga tidak semua warga Gaza bisa mendapatkan jatah bantuan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Akibatnya, tak sedikit warga Gaza yang terpaksa menjalankan ibadah puasa tanpa memiliki makanan untuk sahur maupun berbuka puasa.
Bahan pokok untuk membuat makanan, harganya begitu mahal di Jalur Gaza, bahkan tak jarang harus dibayar dengan mengorbankan nyawa warga Gaza yang kelaparan. Bukan hanya sekali terjadi kasus ketika seorang ayah dihabisi nyawanya dengan bom saat sedang mengantri untuk mendapatkan tepung agar bisa memberi makan keluarganya, atau seorang ibu meregang nyawa akibat tembakan pasukan Israel ketika sedang memasak untuk anak-anaknya yang kelaparan. Anak-anak pun tak jarang turut menjadi korban, dihabisi tanpa ampun saat sedang mengantri atau setelah mendapatkan sedikit makanan yang susah payah mereka dapatkan pada hari itu. Di Gaza, mendapatkan bahan pokok untuk membuat makanan harus dilewati dengan banyak pengorbanan.

Karena tak ingin warga Gaza merasa kesulitan terus-menerus untuk bisa mendapatkan makanan, maka pada pekan pertama di bulan Ramadhan, tepatnya pada tanggal 6 Maret 2025 (6 Ramadhan 1446 H), Adara menyalurkan bantuan bahan pokok yang menjangkau 100 keluarga Palestina di Kota Gaza, Deir Balah, dan Khan Younis. Bantuan bahan pokok tersebut dibagikan secara langsung kepada warga Gaza ke tenda-tenda tempat mereka tinggal.


Senyum warga Gaza yang menerima bantuan bahan pokok yang Adara salurkan adalah ungkapan terima kasih mereka untuk Sahabat Adara yang telah menyisihkan rezekinya untuk berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita di Gaza. Menjalani bulan Ramadhan di tengah genosida pasti menjadi hal yang berat bagi mereka, tetapi semoga kebaikan Sahabat Adara di bulan suci ini bisa menjadi pelipur lara bagi warga Gaza untuk bisa kuat menjalankan ibadah di Jalur Gaza.








